Terkadang, saat ada kecewa, luka, dan harapan, terbesit ingin mencari solusi dengan berkisah pada orang terdekat kita. Namun, jika masalahnya justru dengan orang terdekat, misalnya suami, tidak serta merta curhat pada orang seperti teman atau orang tua, menjadi solusi atas permasalahan kita.
Dulu, saat masih single, saat tidak ada orang yang mampu memahami saya, tidak guru, teman, dan orang tua… saya menulis semua permasalahan dalam buku diary. Sampai ada 11 buku yang tertulis. Kalau digubah bisa jadi buku kisah inspiratif seperti buku tulisan OSD, hehehe...