Saturday, 5 August 2017

Konsep Bilangan Sederhana

Stimulasi kecerdasan matematis-logis untuk Riyadh yang usianya kini menginjak 25 bulan, saya kenalkan konsep bilangan sederhana yaitu mengenal konsep :

Banyak- sedikit
Berat-ringan
Panjang-pendek
Besar-kecil

Mengenal Geometri

Tidak mudah mengenalkan geometri pada si kecil, menerangkan bahwa ini kotak, bulat, segitiga atau persegi, lingkaran, dan segitiga. Tapi tak apa... semua memerlukan proses... dan semua harus berjalan secara happy dan alami. Ini pembelajaran yang akan teus berlangsung sampai nanti. Sampai si kecil tumbuh lebih besar dari hari ini...

Geometri


Saya baru tahu, kalau manfaat geometri adalah untuk mengenalkan matematis logis pada anak. Saya hanya tahu pengenalan geometri adalah sebagai tahapan kesiapan membaca pada si kecil. Jadi, katanya... sebelum anak diajari membaca huruf ABCD, anak harus sudah lulus membedakan warna dan bentuk. Ternyata... geometri punya manfaat melatih logika-matematika juga ya...

Jarimatika

Di dalam buku bunda sayang, bab 6 ini membahas tentang metode jarimatika yang diciptakan oleh Ibu Septi. Saya sih belum sempat mempelajarinya, lebih tepatnya belum butuh ilmunya karena Riyadh masih kecil, tahapan belajar matematikanya masih di tahap mengenal angka-angka dan konsep bilangan sederhana.

Thursday, 3 August 2017

Berhitung 1-10

Karena seringnya saya stimulasi berhitung, baik ketika mandi, main, jalan-jalan atau lainnya selalu diajak berhitung. Misalnya, ketika mandi, di dalam bak mandi terdapat 5 ikan kecil saya ajak dia menghitungnya. Saat main mobil-mobilan, saya ajak dia menghitung berapa jumlah mobilnya. Saat jalan-jalan ke taman, saya ajak dia menghitung lampu taman, dsb.

LEGGO GAME

Selain mobil-mobilan, leggo adalah mainan yang paling disukai anakku, juga emaknya 😊. Karena anteeeeng… banget. Dia kuat main leggo selama 30 menit sampai satu jam. Bongkar pasang bentuk, disusun jadi menara, kereta, bahkan dia bikin handphone. Soalnya setelah jadi, dia bilang: “Lo...Lo...ayah…kum…” (Hallo hallo ayah… assalamu'alaikum) meniru kalau saya sedang nelpon ke ayahnya.

Puzzle Game

Anteng… banget kalau sudah main puzzle. Awalnya sih suka salah terus, tapi setelah dicontohkan sampai 3x dan koreksi 3x alhmdulillah… si kecil cepat bisa dan cepat sekali fahamnya. Sama seperti leggo, puzzle bisa membuatnya anteng beberapa menit. Bisa lah sambil dia menyusun puzzlenya, saya bisa mandi, beres-beres pakaian atau goreng-goreng sebentar di dapur. Manfaat yang paling penting adalah bisa melatih logika matematisnya… 😊

BILANGAN DUA

Dua tahun tepat usia Riyadh, alhmdulillah…bicaranya semakin lancar. Saya sangat bahagia saat dia bisa menyebutkan nama-nama benda, petunjuk, sesuai dengan maknanya walaupun masih belum jelas/fasih, tapi saya mengerti. Namun ada satu kosakata yang tidak enak didengar oleh saya yaitu saat dia menyebut kata “jajan” yang bunyinya dia lafalkan “Jajang…” yang berarti dia mau jajan. Kadang setelah bangun tidur, mau tidur, bahkan kalau melihat warung/toko dia merengek minta “jajang.. Jajang…”

Wednesday, 26 July 2017

Berhitung tanpa konsep

Ternyata matematika bukan hanya tentang angka dan hitungan namun juga ada hubungannya pada kelogisan berpikir dan pemecahan masalah.

Matematika tersebar di sekitar kita, seperti saat hebohnya bersama anak anak mencari segala sesuatu yang berbentuk bulat di dalam rumah, semua berlarian, melihat sekeliling dan berebutan menyebutkan benda yang ditemukannya.

Atau saat seru ngobrol sambil menghitung jumlah rumah di 1 blok komplek sehingga menemukan jumlah rumah seluruh cluster yang terdiri dari 6 blok.

Atau saat indahnya si kecil memotong kue supaya cukup dibagi bersama kakak kakaknya.

Atau saat cerianya bersama anak anak menghitung jumlah langkah kaki ke masjid terdekat.
Begitu juga saat membersamai si kecil (Iltizam Riyadh) melihat ikan, motor, mobil, saya ajak dia untuk menghitung tanpa konsep, Riyadh sudah mau mengikuti berhitung dari 1-10.
Awesome! 😊

#Tantanganhari2
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Kini, kutemukan manfaatmu

Saya termasuk orang yang tidak suka belajar matematika. Soal-soal di buku matematika tidak berhubungan dengan problem di kehidupan nyata. Begitu alasan saya. Tapi sekarang, setelah mengajar di HSG, ternyata belajar matematika sebenarnya mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan. Apa saja? Saya kutip artikel dari materi game level #6 dengan judul : Manfaat Matematika Untuk Anak dan Dewasa.