Thursday, 20 April 2017

Observasi Pertama

Game Level #4 Gaya Belajar Anak
Nampak serius dan telaten hehe...
Hari ini, 20 April 2017, menjadi hari pertama mengobservasi gaya belajar anakku, Iltizam Riyadh. Meskipun dalam penelitian, gaya belajar akan terlihat saat si kecil berusia 2 tahun, tapi tak apa Riyadh bisa diobservasi lebih awal diusianya yang kurang dari 2 tahun ini. Asalkan orang tua tidak boleh buru-buru menyimpulkan, harus dicek lagi apakah sudah jelas ataukah masih samar. Apakah gaya belajarnya termasuk audio, visual, atau kinestetik. Bahkan kombinasi audiovisual, audio kinestetik, atau visual kinestetik.

Nah, siang ini kebetulan neneknya di dapur sedang memotong dan menusukkan daging ayam ke lidi untuk dibuat sate. Riyadh yang mengetahui aktifitas neneknya tersebut ingin ikut terlibat. Tapi sayang sekali… nampaknya neneknya ga mau direcoki si kecil karena takut tangannya tertusuk dan bau amis karena memegang daging.

Akhirnya saya pangku Riyadh dari dapur. Alhamdulillah tiba-tiba muncul ide untuk memberikan permainan untuk si kecil. Saya ambil beberapa tusuk sate dan wadah sarang. Permainan ini untuk melatih motorik halusnya. Harusnya pakai sedotan sih biar aman, tapi apa daya adanya​ tusuk sate… tak apalah… asal dalam pengawasan orang dewasa.
Saya letakkan tusuk sate dan wadah sarang ini di dekat Riyadh tapi Riyadh​ menangis ingin ke dapur. Akhirnya saya contohkan, bagaimana cara bermain ini. Setelah melihat saya memasukkan satu tusuk sate ke bolongan wadah ini, Riyadh pun serta merta mengikuti. Dan langsung bisa!!

Hipotesa sementara Riyadh auditory. Karena dia melakukan sesuatu berdasarkan instruksi saya. Tapi catatan untuk saya, untuk observasi selanjutnya saya harus memberikan timing waktu yang cukup untuk Riyadh memperhatikan benda-benda ini, lalu ia eksplor sesuai imajinasinya.


#tantanganharike-1
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip

No comments:

Post a Comment